Penyakit Osteoporosis | Gejala Penyebab Pengobatan

Baca informasi tentang penyakit Osteoporosis, gejala – penyebab – dan pengobatannya di sini | Penyakit osteoporosis adalah salah satu penyakit pada tulang. Secara singkat definisi penyakit osteoporosis adalah berkurangnya kepadatan tulang secara progresif sehingga menyebabkan tulang menjadi rapuh, keropos, dan mudah patah.
Apa yang sebenarnya terjadi? Seperti yang kita tahu, mineral seperti kalsium dan fosfat membuat tulang menjadi keras dan padat. Nah, karena tubuh kekurangan unsur-unsur tersebut atau meskipun tubuh mendapat asupan kalsiu dan fosfat yang cukup namun karena metabolisme yang tidak baik, tubuh kehilangan kemampuan untuk mengatur kandungan mineral dalam tulang, maka penyakit osteoporosis ini terjadi.
osteoporosisSelain penyakit osteoporosis, ada juga penyakit Osteoartritis. Meskipun berbeda, kedua penyakit ini menyerang tulang. Osteoartritis menyerang persendian tulang. Proses terjadinya juga kurang lebih sama. Hanya tempatnya saja yang berbeda.
Siapa saja yang bisa terkena penyakit Osteoporosis ini?
Ternyata bisa siapa saja loh. Tidak hanya pada wanita seperti yang selama ini dipahami orang. Memang kasus Osteoporosis lebih banyak menyerang wanita. Namun, sebenarnya pria, bahkan anak-anak bisa terkena kerapuhan tulang ini.
Osteoporosis pada wanita.
Prosentase osteoporosis pada wanita sampai 80% loh. Gejala Osteoporosis biasanya baru mulai terlihat di usia 50 tahun. Meskipun lebih mudah terlihat pada perempuan yang mengalami penghentian siklus menstruasi di usia muda. Menopause ini dipercaya menjadi pemicu, karena setelah menopause hormon estrogen hilang.
Osteoporosis pada pria.
Meskipun penyakit osteoporosis lebih banyak menyerang wanita, pria tetap memiliki risiko terkena penyakit osteoporosis. Sama seperti pada wanita, penyakit osteoporosis pada pria juga dipengaruhi estrogen. Bedanya, laki-laki tidak mengalami menopause, sehingga osteoporosis datang lebih lambat.
Penyebab Osteoporosis
Secara umum penyakit osteoporosis disebabkan karena kurangnya kadar kalsium dalam kadar makanan yang di konsumsi sehari-hari sehingga secara perlahan darah mengambil kalsium dari tulang untuk memenuhi kebutuhan 1% kalsium dalam darah selain juga dapat disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat sejak muda seperti merokok, makan-makanan junk food, minuman beralkohol serta jarang berolah raga yang akan mempercepat proses penurunan kepadatan tulang.
Gejala osteoporosis
Proses rapuhnya tulang sering kali dianggap sebagai sesuatu yang alami dan lumrah. Dan itu betul. Masalahnya, kerapuhan ini bisa terjadi sejak usia dini. Bahkan sejak anak-anak. Orang biasanya baru mulai memperhatikan penyakit ini ketika mereka beranjak ke usia 30 tahunan. Yang harus dipahami adalah bahwa semua yang terjadi atas tubuh kita itu tidak tiba-tiba. Semua sangat bergantung pada apa saja yang sudah pernah terjadi, atas bagaimana kita sudah memperlakukan tubuh kita yang cuman satu ini. Jadi, bagaimanapun, kebiasaan untuk hidup sehat sedari muda sangat dianjurkan supaya tidak terkena osteoporosis.
Secara umum, inilah gejala osteoporosis:

  • sering mengalami sakit punggung dan pinggang
  • kehilangan tinggi badan
  • kelainan bentuk tulang belakang seperti kyphosis (badan mulai bungkuk)
  • Postur kaki mulai bengkok biasanya berbentuk O
  • Osteoporosis dapat terjadi pada setiap tulang Anda, tetapi yang paling umum di pergelangan tangan, pinggul, dan tulang belakang, juga disebut tulang belakang anda
Pencegahan dan Pengobatan Osteoporosis
Semua itu dapat dihindarkan jika sejak dini kita selalu mencukupi pemenuhan kebutuhan kalsium dan vitamin D agar dimasa tua nanti kita bisa terhindar dari ancaman osteoporosis meski setelah usia 20 tahun kita akan menghadapi masalah kekurangan dan ketidakseimbangan dalam pemenuhan kalsium untuk tubuh akibatnya kita akan kehilangan 1% kalsium dalam tulang setiap tahun.
Ketika kita berumur 50 tahun kalsium tulang akan hilang sebanyak 30 % dan setelah mencapai usia 70 tahun kita kehilangan kalsium tulang hingga dan akan menderita penyakit akibat kekurangan kalsium. Dengan berjalannya waktu jika kadar kalsium dalam makanan kita berkurang dan kalsium tulang diambil terus menerus maka lama kelamaan tulang menjadi keropos, apalagi setelah usia 30 tahun jumlah sel tulang lebih banyak dari sel yang tumbuh dan karena tubuh kita tidak bisa memproduksi kalsium sendiri, maka asupan kalsium dari makanan dan sumber lainnya sangat penting.
Bahkan setelah pertumbuhan tulang kita terhenti, kita pun tetap butuh asupan kalsium dalam jumlah cukup karena tubuh selalu kehilangan kalsium tiap hari lewat kulit-kulit yang mati, pertumbuhan kuku, rambut yang rontok dan juga keringat.
Selain itu kalsium juga terbuang lewat urin dan feses. Kalsium yang hilang tersebut harus diganti setiap hari melalui makanan. Kalau makanan kita tidak mengandung cukup kalsium, maka tubuh akan mengambilnya dari ‘cadangan’ kalsium, yaitu tulang dan gigi. Dan jika hal ini terjadi dalam jangka panjang, maka Anda akan mengalami kekeroposan tulang dan gigi.
The National Academy of Sciences dan National Osteoporosis Foundation di Amerika Serikat merekomendasikan baik pria maupun wanita dewasa mengkonsumsi suplemen kalsium setidaknya 1000-1200 mg/hari.
Wanita hamil dan menyusui malah membutuhkan lebih banyak kalsium, yaitu setidaknya 1500 mg/hari.
Sebetulnya makanan adalah sumber kalsium terbaik, misalnya susu dan produk olahannya, sayur-sayuran berwarna hijau tua (terutama brokoli), ikan sardine, ikan teri, dan kacang-kacangan, namun kebanyakan dari kita tidak menganut pola makan yang benar, sehingga kita membutuhkan tambahan asupan kalsium dari suplemen dan Menurut National Academy Of Science Institute Of Medicine bulan Agustus tahun 1997 bahwa kebutuhan kalsium dalam tubuh sangat dipengaruhi oleh faktor usia
  • Umur 0-6 bln membutuhkan kalsium 210 mg/hari
  • Umur 6-12 bln membutuhkan kalsium 270 mg/hari
  • Umur 1-3 tahun membutuhkan kalsium 500 mg/hari
  • Umur 4-8 tahun membutuhkan kalsium 800 mg/hari
  • Umur 9-18 tahun membutuhkan kalsium 1300 mg/hari
  • Dewasa 19-50 tahun membutuhkan kalsium 1000 mg/hari
  • Dewasa > 51 tahun membutuhkan kalsium 1200 mg/hari
(dari berbagai sumber: Wikipedia, dll)




















0 comments:

Posting Komentar

◄ Newer Post
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Copyright 2011-2013 Selalu Sehat is proudly powered by blogger.com | Design by Tutorial Blogspot Published by Template Blogger