Gejala Stroke

Ingin tahu lebih banyak tentang gejala stroke? Beberapa hal yang disinyalir menjadi gejala stroke bisa dengan relatif mudah dikenali. Meskipun itu stroke ringan, namun jika ditangani dengan keliru dan tidak mendapat perawatan yang benar, dalam waktu dekat bisa jadi akan terjadi serangan stroke berat. Biasanya dalam dua hari setelah gejala stroke ringan terjadi, serangan stroke berat akan terjadi. Karena terjadi di otak, maka efek dari serangan stroke bisa sangat luas, mulai dari kelumpuhan sebagian kecil organ tubuh sampai sebagian besar tubuh menjadi kehilangan kontrol. Pada beberapa orang, stroke ringan dapat terjadi beberapa kali dan setiap serangan memiliki gejala yang berbeda, tergantung dari bagian otak yang mengalami serangan.

Yang secara umum dilihat apakah seseorang terserang stroke adalah dari:

  1. gejala strokeWajah. Wajah seseorang yang terkena stroke biasanya tidak simetris. Ada bagian dari wajah yang otot-ototnya tidak terkontrol sehingga tampak menurun atau tidak tampak seperti umumnya. (mencong).
  2. Tangan. Ketika seseorang diminta untuk mengangkat kedua tanganya, terlihat bahwa salah satu tangan terangkat lebih rendah dari tangan yang lain.
  3. Kesulitan berbicara. Biasanya orang yang terserang stroke akan mengalami kesulitan berbicara. Kesulitan berbicara ini terjadi karena efektifitas kerja otak yang terganggu ketika dan sesudah serangan stroke. sumber: News Medical
Berikut adalah beberapa gejala stroke yang mungkin terlihat:
  • Tiba-tiba mati rasa atau lemah pada bagian wajah, lengan, atau kaki - terutama pada satu sisi tubuh. Orang dengan stroke biasanya akan memiliki bentuk mulut "tidak rata" alias mencong. Perlu diwaspadai juga apabila mereka (orang yang dicurigai stroke) mengalami kesulitan menggerakkan lengan atau mengendalikan jari. Misalnya, ketika mengangkat kedua tangan, tangan yang sebelah lebih tinggi dibandingkan tangan yang lain.
  • Tiba-tiba kebingungan dan kesulitan berbicara. Menurunnya kemampuan berbahasa adalah salah satu tanda-tanda yang paling umum dari stroke. Selain kesulitan menyusun dan mengucapkan kalimat, seseorang yang terserang stroke, bisa jadi juga akan mengalami penurunan kemampuan memahami pembicaraan orang lain. Mintalah dia (orang yang dicurigai stroke) untuk mengulangi kembali kalimat sederhana, misalnya: "Saya pergi ke toko hari ini." Jika ia mengalami kesulitan mengulangi kata-kata itu bisa jadi dia mengalami stroke.
  • Penglihatan mendadak terganggu. Gangguan penglihatan yang datang secara tiba-tiba merupakan gejala stroke yang umum. Mereka mungkin tidak akan mampu melihat dengan jelas dengan satu mata, atau mungkin mengalami kesulitan untuk melihat ke kanan atau kiri.
  • Tiba-tiba kesulitan berjalan, kehilangan keseimbangan atau koordinasi. Berjalan seolah-olah mabuk, tersandung, atau bahkan jatuh adalah semua gejala stroke. Tanda-tanda serupa lainnya seperti berjalan dengan kaki terbuka lebar atau tiba-tiba kehilangan kemampuan motorik halus, seperti ketidakmampuan untuk menulis juga patut diwaspadai.
  • Sakit kepala parah tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya. Gangguan sakit kepala tidak selalu identik dengan gejala stroke. Tetapi, jika sakit kepala menyerang tiba-tiba atau tampak sangat intens, patut untuk diwaspadai. Jika leher kaku, nyeri pada wajah, atau muntah yang disertai sakit kepala bukan tidak mungkin akan menyebabkan terjadinya perdarahan intrakranial, juga dikenal sebagai "stroke merah (red sroke)." sumber: Kompas

0 comments:

Posting Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Copyright 2011-2013 Selalu Sehat is proudly powered by blogger.com | Design by Tutorial Blogspot Published by Template Blogger